Pages

18.8.09

Stres..YES or NO..

"Stres nih kerjaan mau dikirim besok, tapi belum kelar..Arggghhhh"
"Aduh stres ni jalanan macet gilaaa..mana mo ada meeting lagi pagi ini!!!"
Sering ga sih kita mendengar atau mengalami kejadian seperti ini. Pasti pernah ya karena setiap orang memang gak bisa terhindar ama yang namanya stress bisa di bilang kayanya akrab banget deh dengan kata-kata itu. Dan fakta yang terjadi stress memang sangat mengganggu dan merugikan kita.

Stres adalah reaksi individual. Ada dua reaksi yaitu ingin terus pada keadaan tersebut atau ingin lepas dari kondisi tersebut. Stres yang terjadi terus menerus dan sudah dalam tahap kronis tentu menyebabkan fungsi imunitas didalam tubuh juga terganggu, sehingga yang namanya virus atau kuman sangat mudah menyerang ke tubuh kita. Stres memang bisa berefek positif dan negatif, semuanya tergantung pada anda.

Tapi kalau kita merasa stress, jangan abaikan karena akan merugikan diri sendiri loh. Salah-salah bisa berkepanjangan, waduh gak mau kan. Ada beberapa tanda stress yang perlu diwaspadai. Check it out:

Rambut : rontok, warnanya dari hitam menjadi cokelat kusam, ubanan sebelum waktunya
Mata : ga fokus, pandangan kabur, ketajaman mata terganggu
Telinga : pendengaran terganggu oleh suara denging tanpa sebab
Daya pikir: menjadi pelupa, konsentrasi menurun
Mulut : terasa kering, tenggorokan sulit menelan seperti ada ganjalan
Kulit : kering, dan kulit wajah sering berjerawat, keringat berlebihan
Jantung: sering berdebar-debar
Pernapasan: sesak dan berat
Pencernaan: kembang, mual, dan perih
Otot : tegang dan pegal

Nah kalo da tau beberapa tandanya, sekarang cari cara supaya bisa lepas dari stress. Ada beberapa cara yang jitu yang bisa dilakukan, masing-masing orang pasti punya cara yang berbeda-beda. Nah coba deh tengok, kali aja bisa dicoba :
- Sholat dan berdoa, pasti setelah melakukan ini hati kita yang sedang gundah gulana bisa sedikit lega, dengan ‘curhat’ kepada-Nya, Insya Allah beban yang ada di hati bisa berkurang
- Menangis, terkesan cengeng tapi ini benar-benar mujarab, mungkin beberapa kali saya pernah melalukannya dan beban hati sedikit berkurang.
- Sharing dengan orang yang tepat, dengan menceritakan apa yang kita alami atau ganjalan hati kita dengan orang yang tepat kita bisa saling berbagi walau terkadang kita tidak mendapat solusinya tapi apabila curhat kita didengar dan dibagikan ke orang lain, beban hati pasti berkurang, terkadang kita juga bisa menemukan masukan lain yang bisa membuka pikiran kita yang sedang stres.
- Carilah ketenangan, lakukan yoga atau melakukan olah raga yang bisa membuat rileks
- Melakukan hobi kita atau melakukan sesuatu yang baru. Hmm..jitu tuh, refreshing a lot.
- Hang out dengan teman-teman, dengan bergembira tubuh meningkatkan hormon penghilang stress
- Menulis, mengeluarkan semua uneg2 yang ada itu bisa membantu mengeluarkan kestresan yang kita alami
- Perbanyak makan sayur dan buah, pisang, bawang putih, dan daun bawang merupakan makanan yang bisa mengendalikan bakteri ‘baik’ dalam perut, karena stres bisa menyebabkan sistem pencernaan terganggu
- Setiap kali sedang down tubuh membutuhkan karbohidrat, makanan yang manis memang membuat nyaman, tapi hanya dalam waktu singkat, tetapi juga menyebabkan mood anda menurun dengan cepat
- Berpikir positif, yakinkan diri bahwa setiap masalah pasti ada jalan keluarnya, dan salah satunya dengan selalu berpikir positif terhadap sesuatu.
- Rasakan dan nikmati tiap detik hidup kita, sekecil apapun itu.

So, mudah-mudahan bermanfaat dan jangan stress yoooo. Enjoy ur life..

*didapat dari berbagai sumber*
Lanjut...

17.8.09

Weekend Seru

Libur 3 hari menyambut hari kemerdekaan RI dan minggu depannya da mo puasa, liburan kali ini kudu dimanfaatin baek-baek ni ya yang pasti harus membuat saya bisa enjoy. Dan hari Sabtu kemarin saya dan teman-teman saya punya rencana mo melihat-lihat museum di Jakarta. Nah, jarang kan liburan begini nih, biasanya saya ke mall, ke tempat wisata, ke luar kota. Ya, hitung-hitung sekalian menyemangati dan memperingati hari kemerdekaan juga. Hmmm..ada hubungannya ga ya, hehehe.

Janjian ama teman-temanku ini sih jam 9.00, tapi biasa deh agak ngaret. Tempat yang kita datangin monas, yang katanya symbol Jakarta nih. Kenapa juga monas yang dipilih ya, karena udah lama ga ke sana dan kita semua pengin masuk ke museumnya dan juga ke puncaknya. Tiket masuk ke monas Rp.8000,-/ orang.

Untuk bisa ke puncak monas,ngantrinya bisa berjam-jam, dan kata temanku Ita saudaranya pernah hampir 4 jam. Haaa!!!! Yang benar aja!!!! Mending ga usah si kalo segitunya. Mungkin karena musim liburan kali ya jadi begitu. Kenapa ngantri ya wajar aja karena liftnya hanya satu untuk naikin dan nurunin orang-orang selain itu kapasitasnya cuma buat 11 orang. Hmm..kebanyang kan!!! Dan benar sekali pas sampe sana antrian sudah cukup panjang ya buat naik ke atas. Tapi karena sudah niat, ya sudah jalanin aja. Kita da ngantri cukup lama, mungkin karena kita sambil ngobrol, becandaan dan ngeyein orang lain jadi ya ga berasa, setelah 45 menit akhirnya kita bisa juga naik ke atas. Dan bisa melihat Jakarta dari atas, melihat dari teropongnya. Halah...ga terlihat apa-apa sih, biasa aja tuh si teropong.

Sudah cukup di atas kita turun ke bawah, dan biasanya kita diturunin di lantai 2, yaitu cawannya Monas. Nah ada hal yang lucu nih berkaitan dengan cawan. Saat ngantri tadi kita ketemu sama bule-bule dan pemandunya gak ngantri tapi ko bisa naik sih, uuhhh..dapat previlage banget tuh. Tapi ternyata mereka hanya melihat-lihat cawan. Yoo..tak pikir ama kita semua dia pengin ke puncak tapi ga ngatri. Ko bisa ya, kalo gitu kita juga mau. Ternyata kita salah sangka, hehehe. Cukup dengan cawannya, kita beralih ke museum di Monas, di situ ada patung-patung mengenai proklamasi kemerdekaan, wah jadi berasa di masa lampau nih. Puas melihat-lihat monas perjalanan masih berlanjut. Seruyyyy!!!

Agak panas juga hari ini Jakarta, tapi ga berasa sih, soalnya kita memang enjoy aja. Ya paling enak sih makan es krim, pasti yummmmyyyy tenan nih. Sudah di Monas, ga afdol ga ke Ragusa, kan dekat dari situ. Mampirlah kita buat makan di sana, es krim ragusa + gado-gado. Weeiiitsss..sepertinya ga nyambung, tapi tetep yummy. Dan karena sudah lapar, tancapp aja. Heheehe.

Sudah di charge dengan makanan, melanjutkan session berikutnya ke kota tua. Eh ternyata lagi ada festival di sana. “Festival Jelajah Kota Tua”. Pas banget nih, ternyata rame banget, tumben-tumben ni. Museum yang pertama kita datangin adalah museum seni rupa dan keramik. Alasannya cari tempat sholat dulu. Play hard, pray hard too. Museum yang kita datangi setelah itu Fatahillah dan Wayang. Tiketnya Rp.2000/orang.



Kota tua kan sekarang sedang digalakkan oleh pemerintah ya dan gue setuju banget nih, karena tempatnya memang ok. Dan buat foto-foto tuh keren, dapat banget feelnya. Banyak objek yang bagus. Kita sudah membuktikannya. Pantes saja ini banyak incaran untuk syuting atau foto, jadi inget Ocha nih..hehehe. Nah, karena sedang ada festival, banyak photografer, kamerawan yang sedang mengambil gambar, hmmm...emang makanannya mereka nih yang beginian.

Sampe waktu di museum wayang ya ada suatu tempat yang pengin banget kita ambil dan foto-foto di sana, tapi lagi dipake para fotografer buat moto-moto, sepertinya ada kelas foto gitu. Minder ma modelnya buw..hehehe..selain itu fotografernya banyak banget, tambah-tambah deh. Maybe, next time kalo ke sana, bisa diambil tuh foto di situ. Sebenarnya tour apa show the museum sih, ga jelas, hehehe.

Setelah dari 3 museum, kita harus pergi lagi, sebenarnya sih pengin liat-liat lagi, berhubung janjian makan seafood di Kali mati, ya sudahlah berangkatlah kita ke sana. Seafoood my favorite food, akuwww datang. Hahaha..lebai mode on. Janjian di mangga dua square ama Popo, eh ternyata dia sudah kelaparan dan lagi makan di salah satu restoran fast food di sana. Ya ketemu dulu di situ, sambil menikmati es krimnya. Baru deh kira-kira mo magrib gitu kita ke Kali mati menikmati seafood. Dan asiknya di traktir pula nih. Mantabbb. Sungguh weekend yang menyenangkan.
Lanjut...

5.8.09

If tomorrow never comes

Jika hari ini kau tau ini terakhir bagimu
betapa berharganya hari ini
betapa inginnya menghabiskan sisa hari ini
dengan penuh kebahagiaan, penuh makna

Betapa tidak inginnya esok hari
hanya ingin hari ini seterusnya
hanya ingin waktu ini
dan tidak mau beranjak dan berlalu

Jika aku belum sempat berbuat yang terbaik
untuk orang sekelilingku
Jika aku belum sempat memberi makna
dalam hidupku

Jika aku belum sempat mengatakan padanya
bahwa aku sangat menyayanginya
jika aku belum sempat membuat dia bahagia
dan jika aku terlambat mengatakan bahwa
aku sangat mencintainya

If tomorrow never comes

*mellow mode on*
Lanjut...