Waktu yang terus berpacu
Melawan ketidakpastian
Menjadikan kita
Sekarang ini
Pagi, siang kemudian malam
Tanpa tahu akan berakhir
Ya..berakhirnya waktu
Untuk kita
Ingin kembali
Ke masa itu
Di saat kita menjadi anak-anak
Yang selalu ceria
Yang tak pernah takut apapun
Yang tak pernah malu
Menangis di depan orang banyak
Yang bisa tertawa di setiap kesempatan
Pancaran yang tulus
Tanpa dosa
Tanpa celah
Tanpa harus tahu apa yang akan dilakukan besok
Anak-anak itu terus tumbuh
Seperti waktu...
Kangen kembali
Ke masa itu
Lanjut...
Windi: Me and my colour
19.3.12
Kembali
Kenangan Terindah
Di sebuah kedai kopi
Di kala itu
Hujan..
Dan membasahi kaca disamping kita
Beautiful..
Seperti surga kecil
Obrolan ringan sampai berat
Tidak berasa
Hampir berjam-jam lamyanya
Sangat nyaman seperti tidak bertemu sekian lama
Ah..kita memang begitu
Selalu begitu
Terasa hangat satu sama lain
Seperti secangkir frappucino ini
Dan sebuah donat rasa almond
Kenangan manis ini
Yang akan menjadi cerita
Di kemudian hari
Membawa kita ke masa depan
Sesungguhnya..
XoXo
Windi Liyana
Lanjut...
19.12.11
#HappyBirthday, Dear Me
#December #Love
December is mine, #Love, #Happy #birthday
Di tahun saya lahir belum ada hastag kaya di atas itu, no twitter, yahoo, google, facebook apalagi blog gratisan kaya gini. Sekarang? Wow semua media sosial rasanya sudah seperti rumah 'sesungguhnya' bagi kita. Akses internet di mana-mana. Easy life banget deh.
Di tahun saya lahir , ada mall tapi gak berjamur kayak sekarang, menyilaukan mata terutama mata pencaharian #ehh, dudududdu, kita jadi sering mampir untuk belanja atau hanya sekedar ngopi-ngopi cantik. Di setiap sudut jalan pasti ada.
Di tahun saya lahir permainan tradisional masih merajai tidak seperti sekarang anak-anak sering duduk berlama-lama demi bermain PS atau game online.
Enid Blyton adalah penulis cerita anak-anak favorit saya ketika saya kecil. Lima sekawan, Sapta siaga, Pasukan Mau Tahu, Malory Towers, Lima Serangkai adalah karya beliau. Awww..#kangen
Internet katanya sedang berkembang sewaktu saya lahir sehingga sampai hari ini kita menikmatinya. Era digital seolah menghipnotis anak-anak sekarang. Baru lahir saja mungkin baru brojol pun berita dan fotonya bisa menyebar di dunia maya dengan cepat karena bantuan internet. Semua orang bisa melihat si bayi, memberi ucapan selamat, mengomentari wajah polosnya. Tersebar dengan cepat dan luas.
Sama dengan dengan kita yang sekian hari semakin tumbuh dengan cepat. Siapa kita adalah potret masa lalu kita. Dengan semua yang ada dari lahiriah, kecerdasan, bakat, kemampuan dan bekal-bekal yang kita punya menjadikan kita sekarang ini. Tumbuh menjadi pribadi yang hebat dan kuat.
Dari tahun ke tahun kita menjadi pribadi dewasa, ada beberapa hal yang hilang, tidak bisa terganti, dan banyak kenangan yang memudar. Ada teman yang terpisah. Teman dan sahabat yang terbaik yang dipertahankan. Ada orang baru yang selalu hadir si setiap waktu. Banyak hal yang harus berhenti ketika kita harus menjadi dewasa karena tanggung jawab.
Dari waktu ke waktu kita selalu mengalami perubahan, dunia selalu berputar dan saya tidak tahu apa yang terjadi esok atau sedetik kemudian. Hanya bisa menjalankan kehidupan ini dengan sebaik-baiknya.
Sosok anak-anak itu ketika lahir itu telah berganti. Menjadi pribadi yang unik dan istimewa karena sosok manusia itu adalah individu yang mempunyai ke-khasannya. Setiap orang punya jalannnya sendiri menghadapi kehidupan ini.
Dan di tahun 2011, hari ini adalah dunia yang berbeda sekarang.
Hari untuk selanjutnya. Hari untuk masa depan. Hari untuk yang lebih baik.
#HappyBirthday, Dear Me.
Lanjut...
Subscribe to:
Posts (Atom)
